Sunday, 25 July 2010

PERILAKU DAN PENAMPILAN ANDA

Bersikaplah untuk dapat menggembiarkan orang lain, sehingga anda juga semakin berbahagia.
Perilaku atau bagaimana bersikap, ternyata dapat mempengaruhi penampilan anda. Apakah penampilan anda terkesan lebih muda atau lebih tua dari usia anda, sangat dipengaruhi oleh cara bagaimana anda bersikap dalam kehidupan sehari-hari. Dari berbagai penelitian, ternyata hidup dengan kejiwaan yang aktif dan penuh cita-cita (purposefull, mentally active) merupakan kunci yang dapat membuat penampilan anda tampak lebih muda. Berbagai sikap kejiwaan yang dapat mempengaruhi anda, antara lain sebagai berikut:

Wawasan
Adopt new beliefs. Perluaslah wawasan anda. Wawasan yang sempit membuat anda ibarat di dalalm sebuah lorong atau terowongan, pandangan anda sangat terbatas. Ada peribahas yang mengatakan, maaf, ibarat “katak dalam tempurung”. Sungguhpun usia kita bertambah, ternyata kita belum dewasa-dewasa juga. Hal itu disebabkan karena alam pikiran kita tertutup sehingga kita tidak bias berkembng. Alam pikiran yang tertutup akan mempercepat proses penuaan. Sebaliknya, alam pikiran yang terbuka (open minded), kesediaan menerima ide atau gagasan baru, justru dapat membantu penampilan yang lebih muda. Nabi Muhammad saw bersabda: “man aradaddunya fa’alaihi bil’ilmi, wa aman aradad akhirata fa’alaihi bil ‘ilmi wa man aradahuma fa ‘laihi bil ‘ilmi” (siapa yang menghendaki kebahagiaan dunia haruslah dengan ilmu dan barang siapa yang menghendaki kebahagiaan akhirat haruslah dengan ilmu, dan barang siapa yang menghendaki keduanya haruslah juga menguasai ilmu).

Ceria
Sikap ceria atau penggembira
Happy outlook ternyata juga mempengaruhi penampilan anda. Bersikaplah untuk dapat menggembirakan orang lain, sehingga anda juga semakin bahagia. Bila perlu, pelajarilah sikap orang lain yang selalu menampilkan kegembiraan dan berbicara sebgaimana mereka berbicara.


Pengendalian diri
Control your destiny. Nabi Muhammad SAW ketika ditanya oleh para sahabat tentang rahasia bahagia, menjawab singkat, (pengendalian kepribadian). Kemampuan mengendalikan diri terhadap ligkungan, dapat membuat umur lebih panjang dan hidup lebih bahagia. Berapapun usia anda, adalah sangat penting memiliki kemampuan untuk megendalikan diri. Dengan demikian, anda akan selalu menyadari apa saja yang sesungguhya berada diluar control anda, sehingga anda tidak perlu menyesali sesuatu yang diluar kemampuan anda.
Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang tertutup mata pikirannya.


Optimis
Expect the best. Firman Allah dalam yusuf :87 “…. Wa la taisu min rauhillah, innnahu la yaisu min rauhillah.” ( ...dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat allah melainkan kaum yang tertutup mata pikirannya ( kafir). Sikap optimis atau positive thinking (husnuz zan) ternyata sangat mempengaruhi penampilan anda. Sikap negative thinkingsering membuat orang sakit dan berumur ” pendek”. Dari sebuah penelitian terhadap 99 orang lulusan Universitas Harvard di AS selama 35 tahn, membuktikan bahwa mereka yang bersikap optimis ternyata memiliki status kesehatan yang lebih baik dibanding yang bersikap pesimis.


Tenang
Stop worrying. Jangan gelisah. Sikap gelisah bias berdampak negatif. Bil orang hidup dalam kegelisahan untuk waktu yang lama, ia akan selalu merasa ”sakit”. Demikian juga perasaan ”waswas” dan selalu pesimis. Karena itu, kita harus dapat menumbuhkan sikap yang tenang, yang dapat melihat sesuatu secara proposional. Dalam kepustkaan Islam, inilah yang disebut sikap qonaah, ikhlas menerima apa adanya. Apabila memang sesuatu tidak dalam waktu yang diinginkan, kita harus pasrah bahwa mudah-mudahan di lain kesempatan akan lebih baik. Bersikaplah rileks merupakan hal –hal yang penting menghadapi hal-hal yang memang belum tentu tercapai.


Dinamis
Manusia memang cenderung enggan berubah, people tend to resist to change, kata orang. Sebab, tentu ada kekhawatiran gagal. Apalagi kalau sudah merasa “enak”. Padahal, perubahan atau kemauan untuk selalu mencari kesempatan baru (new opportunity) sangat penting di dalam menciptakan kehidupan dinamis. untuk itu seorang pakar. Prof. Goulston dari AS menasehatkan, kalau khawatir menghadapi kegagalan, sebaiknya kita dapat melakukan bersama-sama dengan orang lain.

Persahabatan
Persahabatan atau ukhuwwah (intimate relationship), ternyata sangat penting, manusia dianjuarkan untuk mengenali lingkungannya, lingkungan sosial, dan teman atau orang lain, memiliki kehidupan bermasyarakat dan sosial yang baik, ternyata sangat positif. Keterikatan itu membuat manusia memiliki rasa aman serta kepercayaan yang baik bahkan merasa selalu muda
(Amanah/S/ The Australian Women’s Week, Januari 1996) edisi No. 5 april 1996.

PERISTIWA PENDIDIKAN

PILOT PROJECT SD ISLAM HARAPAN IBU

SEBUAH APRESIASI UNTUK IBU DRA.SHOFIYAH.SAHAL SEBAGAI PERINTIS KELAS BILINGUAL SD ISLAM HARAPAN IBU













HARAPAN IBU ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL
The Bilingual Class

SDI-HARAPAN IBU KELAS BILINGUAL.
Saya tak ingin melupakan apa dan siapa yang telah berbuat untuk kemajuan sekolah Harapan Ibu,memuali hal yang baru selalu berhadapan dengan kendala,perjuangan Dra,Shofiyah Sahal bersama rekan-rekan merintis berdirinya Kelas bilingual semula tidak direspon oleh semua pihak. Keputusan dan keyakinanya ibu Dra.Shofiyah dan Ibu Susiloninhsih tak surut,akhirnya yang tidak setujupun akhirnya bergabung dan tersenyum bersama,satu masa telah dilalui akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan,sekolah-sekolah lainpun mengikutinya. Kelas bilingual selanjutnya dipercaya oleh masyarakat, mereka menentukan pilihannya pada program khusus kelas bilingual yang tak kalah majunya dalam beberapa hal dengan sekolah-sekolah yang menyebut dirinya Rintisan sekolah Bertaraf Internasional (RSBI)

Pada hakikatnya kerangka dasar kelas bilingual ini berasal dari pola program reguler SDI Harapan Ibu dengan pengayaan-pengayaan dalam beberapa aspek yang dipercaya akan meningkatkan kemampuan kerja otak anak, menumbuhkan motivasi belajar yang tinggi dan mengembangkan life skill melalui berbagai Extended Program,kegiatan-kegiatan yang mengarahkan anak untuk dapat menggunakan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi alternatif. Melalui proses pembiasaan dalam proses belajar mengajar, orientasi life-skill bertujuan utama untuk membuat anak: Mandiri, Kreatif, Percaya diri, Tanggap, Kritis, Mampu mengambil keputusan, dapat bekerja dalam kelompok, Bertanggung jawab, Peka terhadap lingkungan dan Memiliki Karakter untuk selalu belajar sepanjang hayat.

Tujuan di atas tentunya lebih mudah dicapai bila program pendidikan yang diberikan kepada anak memang dirancang secara teliti dan terstruktur. Aspek-aspek utama proses belajar mengajar, yaitu: kurikulum, materi ajar, metode pengajaran dan evaluasi serta pengajar atau guru perlu dipersiapkan dan difasilitasi secara memadai.
SDI Harapan Ibu kelas bilingual berusaha menyelaraskan aspek-aspek utama tersebut diatas melalui usaha mendekatkan antara mata pelajaran yang wajib diajarkan dengan kehidupan nyata, sehingga pada akhirnya akan membuahkan insan Islami yang berkembang optimal dalam kecerdasan intelektual, emosional, spiritual maupun kecerdasan sosial.


Kegiatan–kegiatan di luar kelas yang berupa:

• live study
• Science workshop
• field trip
• Art performance
• Display
• Student assembly
Student exchange
Special event
library program
Art & IT fair



Extended Program merupakan kegiatan penting dalam kelas bilingual dengan tujuan utama untuk menunjang kegiatan belajar mengajar utama dalam kelas. Berikut adalah uraian mengenai bagaimana aspek-aspek utama dalam proses pembelajaran, yaitu: kurikulum, materi ajar, metode pengajaran dan evaluasi serta pengajar dipersiakan oleh Yayasan Harapan Ibu untuk menunjukkan bagaimana kelas bilingual ini lebih unggul dalam penyelenggaraannya.

KURIKULUM.
Pada hakekatnya isi kurikulum dalam kelas bilingual ini tidak keluar dari isi Kurikulum Nasional Sekolah Dasar yang telah digariskan oleh pemerintah,selanjutnya Kurikulum Nasional dikembangkan dalam bentuk silabus dengan pengembangan sbb:
• Beberapa pelajaran dikemas dalam bahasa Inggris guna mempersiapkan anak menjadi bilingual secara natural
• Mata pelajaran matematika diperluas dengan Sempoa mental aritmatika.
• Silabus mata pelajaran bahasa Inggris diintegrasikan dengan mata pelajaran lain seperti, art, matematika, moral value, dan IPA.
• Silabus setiap mata pelajaran diperluas dan dikaitkan dengan ajaran Agama Islam.
Penggunaan materi dalam dua bahasa bertujuan untuk membuat anak menguasai bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris secara bersamaan dan alami. Selain materi ajar yang berupa buku text, siswa juga dilengkapi dengan materi ajar dari sumber yang lain, seperti kertas kerja, CD ROM, Video, dan jenis materi cetak lain yang menunjang.



METODE PENGAJARAN
Dengan dilandasi oleh prinsip active learning maka proses pembelajaran di kelas selalu mengutamakan keaktifan dan siswa dalam berpartisipasi secara menyeluruh dalam proses pembelajaran. Dengan prinsip bahwa sekolah adalah pusat pembelajaran hidup dan kehidupan, maka proses pembelajarannya selalu diarahkan untuk mengembangkan potensi berbagai aspek kecerdasan siswa (prinsip multiple intteligence) secara komprehensif. Siswa pada usia sekolah dasar akan dapat berkembang lebih pesat bila mereka belajar dalam susasana yang menyenangkan, karena memang pada usia tersebut anak akan lebih banyak belajar secara tidak langsung (indirect learning).
Disamping mengutamakan unsur-unsur keIslaman sebagai landasan dalam keseluruhan proses pembelajaran, kelas bilingual ini menggabungkan beberapa metode pengajaran antara lain quantum accelarated learning, active learning sesuai dengan karakteristik masing– masing mata pelajaran melalui kegiatan belajar yang fun and smart (menyenangkan dan mencerdaskan) sehingga mengaktifkan dan merangsang kreatifitas serta kemampuan berfikir kritis.
Dalam keseluruhan proses belajar mengajar, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sama, dalam arti sebagai medium of instruction (media ajar). Hal ini karena memang anak pada usia Sekolah Dasar anak akan mampu menggunakan bahasa yang dikenalnya dengan baik dan beorientasi pada kehidupannya.
Penggunaan media ajar, baik media elektronik maupun manual merupakan persyaratan mutlak dalam kelas-kelas bilingual. Komputer dengan multi media, tape recorder, VCD, gambar-gambar, realia, dan papan display semuanya berada di dalam kelas sehingga guru dan siswa dapat mengaksesnya untuk kepentingan pembelajaran
Dalam kelas bilingual ini kegiatan belajar mengajar terfokus di sekolah dengan bimbingan para guru, oleh sebab itu diupayakan untuk tidak ada pekerjaan rumah yang bersifat akademik secara belebihan. Berbagai jenis laporan kepada orang tua yang dirancang secara cermat diharapkan dapat menjadi alat kontrol bagi orang tua terhadap proses pembelajaran yang ada di sekolah.


¨ PENGAJAR .
Dengan tuntutan pembelajaran yang ada maka pengajar pada kelas-kelas kelas bilingual pada dasarnya menguasai pola pembelajaran yang dilandasi oleh prinsip active learning. Oleh sebab itu maka proses pembelajaran di kelas selalu mengutamakan keaktifan dan siswa dalam berpartisipasi secara menyeluruh dalam proses. Model pembelajaran sebagaimana diuraikan diatas menuntut seorang pengajar yang memiliki kriteria minimum sebagai berikut, selain kriteria sebagai guru di Sekolah Dasar pada umumnya:
• Dinamis, karena keaktifan sikap siswa akan juga ditentukan oleh keaktifan guru
• Menguasai I T
• Dapat menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sebagai medium of instruction dalam proses belajar mengajar
Di dalam kelas kelas bilingual ini terdapat 2 (dua) orang pengajar yaitu seorang home class teacher dan seorang partner. Keduanya berkolaburasi dan berbagi tanggung jawab serta saling mengisi dalam menangani kelasnya. Pada saat berlangsungnya pelajaran yang ditangani oleh guru bidang studi (misalnya, agama, art, dsb) maka salah satu pengajar tetap mendampingi.

PROSES EVALUASI

Evaluasi adalah bagian penting dalam serangkaian proses belajar mengajar. Evaluasi bukan hanya merupakan alat untuk mengetahui sampai dimana siswa menguasai apa yang telah diajarkan, tetapi lebih dari itu adalah alat untuk mengukur seluruh rangkaian proses belajar mengajar, capaian siswa, maupun capaian guru.
Dalam melakukan serangkaian evaluasi proses belajar mengajar di kelas, karena lebih spesifik maka kami menggunakan istilah assessment.
Berikut adalah proses yang kami gunakan sebagai acuan dalam mengevaluasi proses belajar mengajar.

Dengan melihat keterangan tersebut di atas maka jelas bahwa selain kurikulum assessment merupakan pijakan awal dalam proses belajar mengajar. Dalam kelas bilingual ini test sebagai bagian kecil dari assessment bukan merupakan satu-satunya atau bagian integral dari keseluruhan evaluasi.
Sebagaimana tertera dalam bagan diatas kelas bilingual menggunakan beberapa alat untuk mengukur keberhasilan siswa, guru, dan proses belajar mengajar. Alat tersebut antara lain adalah:

• Observasi,
• Reading diary,
• Cambridge YLE,
• Port folio,
• Raport reguler,
• Raport narasi,
• Raport bulanan,
• DVD Report akhir Tahun Ajaran atau,
• Photo slide show
• Buku komunikasi harian




Karena kami yakin bahwa peranan orang tua dalam rangka bersama-sama sekolah mengembangkan anak maka feedback dari orang tua akan merupakan sesuatu yang berharga.

FASILITAS
Guna menunjang kelancaran pelaksanaan proses belajar mengajar serta memberikan kenyamanan kepada siswa pada saat belajar maka kelas– kelas Bilingual ini dirancang dengan fasilitas sbb:

• Tersedianya fasilitas komputer multimedia yang digunakan oleh guru untuk menyelesaikan berbagai laporan maupun media ajar.
• Televisi dan VCD, LCD
• Perpustakaan kelas
• Locker individu
• Soft board untuk memajang hasil karya siswa
• Serta penunjang lainya.


KEGIATAN PENUNJANG PEMBELAJARAN

Kegiatan penunjang pembelajaran ini sengaja dirancang untuk melengkapi proses belajar mengajar utama di dalam kelas. Disamping menciptakan fun learning kegiatan-kegiatan ini dipercaya akan meningkatkan kemampuan kecerdasan emosi, sosial dan spiritual anak. Kegiatan tersebut antara lain adalah:

 Field trip – belajar langsung di lapangan, dalam kegiatan ini siswa diajak ke tempat– tempat yang ada kaitannya dengan topik atau tema yang diajarkan di kelas.

 Guest Speaker – mengundang pengajar tamu. Pengajar tamu ini bisa dari pihak orang tua, seseorang dengan jabatan atau pekerjaan tertentu yang juga menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan tema yang sedang dibahas.

 Native speaker – penutur asli bahasa Inggris. Tujuan utama mengundang penutur asli berbahasa Inggris adalah untuk memberikan kesempatan bagi siswa untuk berbincang-bincang dengan penutur asli, karena bahasa Inggris merupakan bahasa kedua dalam program ini.

 Student exchange – petukaran siswa baik internal bisa dengan sekolah lain. Program ini bertujuan memberikan gambaran kepaa siswa bagaimana kegiatan belajar mengajar dapat berbeda dan bagaimana mereka dapat tetap belajar dari lingkup yang manapun.

 Student Performance – pertunjukan siswa. Tujuan utamanya adalah meningkatkan rasa percaya diri siswa dan meningkatkan daya kreatifitasnya.

program ini masih terus dikembangkan baik kurikulum terutama pembelajaran dengan pendekatan Active learning serta berbasis life skill, akan selalu ditingkatkan kerjasama antar dua guru di kelas yang sinergi,ketrampilan bahasa inggris untuk seluruh guru role model yang membelajarkan anak didik adalah suatu hal yang tidak kami abaikan. dan bagi sekolah-sekolah yang ingin mencontoh dengan senang hati kami persilahkan, Insya Allah program ini semakin berkembang ke seluruh kelas lainnya hingga tidak ada lagi kelas yang di sebut kelas Reguler.

IBUKU YANG BERHATI MULIA








KAN KUKENANG SELALU SEPANJANG HAYAT
DI KANDUNG BADAN

Do’a & renungan menjelang Ibuku diambang pintu alam keabadian dijemput Malaikatul maut menghadap Sang Pencipta Allah SWT. Tanggal 11 Februari 1998 saat semua putra-putra berkumpul berdo’a bersama, rasa tersayat hati dan haru, saat Ibu sudah dalam keadaan susah payah menahan sakit, Ibu minta didudukkan hanya akan mengucapkan: “Aku njaluk ngapuro” (minta maaf), betapa tinggi dan luhur budimu, dan sangat menghormati putra-putrinya, sampai-sampai Ibu sempat dan ingat mengucapkan minta maaf kepada anak-anaknya dan berpesan yang rukun, perhatikan makanan cucu-cucunya, juga maaf kepada pembantu-pembantunya.

Bukankah kita ini yang harus mohon kepada Ibu yang telah melahirkan, mendidik dan mengasuhnya? Ya Allah, ya Robbi, saat terakhir kami mendapat pelajaran & pendididikan “rendah hati” dari Ibuku, itulah contoh perwujudan sifat/sikap rendah hatinya seorang Ibu…. seorang Ibu yang masih sempat minta maaf kepada putra-putrinya, bahkan minta maaf kepada pembantu di saat-saat kritisnya keadaan kesehatannya.

Wahai, ya Allah SWT. hibur dan ampuni Ibu kami, peluk dan dekatkan dipangkuan keampunan-Mu, jadikan teman disurga–Mu kelak segala amalan & kebaikan-kebaikannya ya Allah, Ibuku suka menyuguhi makan siapa saja yang bertamu waktu makan, Ibu suka memberikan barang yang ia sukai kepada siapa saja, Ibuku suka menolong kepada orang-orang yang sedang susah dan membutuhkan, Ibuku suka menjodohkan orang/kerabat, Ibuku suka berdoa & membaca Al-Qur’an.
Ya Allah, disaat kritispun Ibuku masih dapat shalat, dzikir. Kami ingin menirunya ya Allah.

Tunjukilah kami menuju jalan yang Engkau ridhai. Limpahkan kasih sayang dan ampunan-Mu. Ya Robbi.
Ibu, kami telah berkumpul disini saat maghrib harus berlalu, kami memohon dan berdoa disisi-Mu, sebelas bersaudara bersama para menantu, cucu & cicit, kami semua mohon pengapuro Ibu, selama kami hidupmu tentu ada salah & dosa terhadap Ibu. Bukakan pintu apuro yang seikhlas-ikhlasnya Ibu, agar kami mendapat jalan yang lancar dalam menjalani kehidupan ini.

Agar kami dapat meneruskan “amanat” dan hidup rukun “saling tolong menolong”.
Ya Allah, perkenankan kami berdoa, Semua putra-putri Ibu “Bapak HR. Dharsono”, bersimpuh dihadapan-Mu ya Allah. Dengan kerendahan hati, dan penuh rasa khidmat & ikhlas.
 Duh Gusti Allah, kasihanilah Ibuku ...
 Duh Gusti Allah, ampunilah segala kekhilafan dan dosa-dosanya
 Ibuku telah dengan jerih payah mengasuhku ya Allah
 Ibuku telah dengan berbagai cobaan cobaan dan penuh perjuangan, membesarkan dan memandikanku, mendidikku ya Allah

 Ibuku sudah cukup menderita, ringankan penderitaannya ya Allah.
 Hilangkan rasa sakitnya ,
 kami tidak tega melihat dan ikut merasakannya ya Allah.
Ampuni ya Allah, berikan jalan yang lapang, ringan penuh keampunan menuju surga-Mu.

Belai dan selimutilah Ibuku dengan selimut putih seputih salju.
Belai dan taburkan keampunan-Mu.
Sayangilah dan berikan selimut sutera putih harum, laksana belaian angin surga-Mu.
Kami tidak tega ya Allah, ikut merasakan penderitaannya.
Ampunkan Ibuku ya Allah.
Berikan ketenangan dan kesabaran atas cobaan-Mu ini.
Kewajiban kamilah putra-putrimu ingin menambah pahala, ingin berbakti kepadamu, Ibuku.
Ibu, jangan bersedih, jangan merasa merepotkan. Kami putra-putrimu ikhlas dan ridho mendampingimu.
Kami merasa lega dan ringan rasanya dapat melayani Ibu.
Ibu, putra-putrimu ikhlas dan senang hati dapat meladeni Ibu. Karena semua itu sudah menjadi kewajiban kami.
Semua pengabdian ini belum seberapa dan masih jauh lebih berat pada saat Ibu melahirkan, mengasuh & mendidik kami.
Kami semua ingat & mencatat. Betapa bangga Ibu & Bapak, waktu Uddin diterima di Fakultas Kedokteran UNDIP. Yang dengan segala perjuangan, akhirnya dapat menyelesaikan studinya dan sekaligus menyunting seorang isteri yang setia.
Ibu bangga waktu Mamu Muslichah & Mudi, Nusi diterima di Universitas Indonesia.
Ibu begitu bangga dan bersyukur dengan kecerdasan Sanusi & Fitriati, yang sempat study di Jerman & London (Inggris).
Tak kalah bangga dan bersyukurnya kepada Adiani & adik kita yang paling kecil telah dapat menyelesaikan kuliah di Fak. Farmasi UI dengan tepat waktu.
Dia cekatan bersama suami dan anak-anaknya telah rela & ikhlas menjadi penjaga gawang menunggui Ibu di Pasar Minggu ini, dengan segala suka & duka.
Semoga Allah SWT. akan memberikan pahala yang berlipat ganda kepada Adiani Erwan sekeluarga.
In ahsantum ahsantum lianfusikum. Wa in asaktum falaha “Bila engkau berbuat kebaikan, kebaikan itu akan kembali kepadamu, jika kamu berbuat kejahatan, kejahatan itu kembali kepadamu“.
“Sesungghnya ridho Allah terletak pada ridho orang tua”.
Ya Allah, ya Robbi, Himpunkan kami dalam ketulusan hati & keikhlasan tanpa pamrih.
Himpunkan kami ya Allah, di dalam rumah ketaqwaan yang abadi.
“Allahummaghfir lii waliwaalidayya warhamhuma kamaa Rabbayaanaa shoghiiraa”.
“Allahummaghfir lahaa, warhamhaa, wa’fu ‘anhaa”
“Ya Allah, ampunilah segala kekhilafannya,
Dan rahmatilah dia, dan maafkan segala kesalahannya..”
Kan ku kenang selalu ….
Ibuku selalu bersenandung sambil menyuapi kala susah makan. Ibuku sering menyanyikan lagu dalam bahasa Belanda dan lagu yang masih kuingat sampai kini walau usiaku sudah 69 tahun.

Ibuku suka memasak gudeg yang dicampur buntut sapi … duh … lezatnya bukan kepalang.
Alhamdulillah, Ibuku tidak mengalami Osteoporoses sampai wafatnya.
Aku amati, Ibuku suka mengkonsumsi ikan teri tawar banyak mengandung kalsium.
Ibuku amat memperhatikan kandungan gizi makanan yang dimakan sehari-hari oleh putra-putrinya.

Yang masih terngiang selalu ditelingaku, jangan lupa minum sehabis makan, makan buah, dll, juga minum vitamin” Erceevit” & multi vitamin untuk menambah kesehatan, selalu Ibuku mengingatkan, walau putra-putrinya 11 orang bersaudara, beliau selalu memperhatikan hal-hal yang membawa kesehatan bagi putra-putrinya.
Oh Ibu, Betapa mulia hatimu dan sungguh luar biasa jasamu .
N.M.Sulastomo

PESAN-PESAN BUAT KELUARGA & SESAMA









NASEHAT UNTUK ANAK CUCU
Ditulis saat berada di Darmstadt. Jerman

Nasehat ini merupakan hasil renungan di saat Ayah dan Ibu , Yang Kung dan Yang Tinuk berada di sebuah kota kecil di Jerman yaitu Darmstadt. Alhamdulillah, Ayah dan Ibu/Yang Kung dan Yang Tinuk, termasuk mungkin sebagian kecil orang Indonesia yang telah dapat melihat dan berjalan-jalan di luar Indonesia, melihat keberadaan bangsa-bangsa lain. Dari penglihatan seperti ini, lahirlah renungan yang mungkin tidak saja bermanfaat bagi anak dan cucu, tetapi juga bagi anak-anak Indonesia pada umumnya:

1. Setiap kali ke luar negeri, selalu ada perasaan was-was terhadap apa-apa yang akan dihadapi anak-anak Indonesia di masa depan.
Rasanya anak-anak Indonesia kurang memperoleh kesempatan sebagaimana dinikmati anak-anak di Negara yang lebih maju, khususnya di dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu kepada anak dan cucu dan anak-anak Indonesia pada umumnya yang memiliki peluang untuk menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi, hendaklah memanfaatkan peluang itu dengan sebaik-baiknya.

2. Meskipun ilmu pengetahuan dan teknologi sangat luas, ada ilmu pengetahuan dan teknologi dasar yang harus dikuasai oleh anak dan cucu serta anak-anak Indonesia pada umumnya yaitu keterampilan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih tinggi khususnya penguasaan pada teknologi informasi (komputer, dll), penguasaan bahasa asing serta penguasaan hubungan antar manusia. Dengan landasan pengetahuan dasar inilah, Insya Allah penguasaan Iptek yang lebih tinggi, penguasaan iptek lain akan terbuka lebih lebar/luas wawasan kita.
3. Perkembangan dunia kita, dengan perkembangan iptek yang semakin luas, akan menempatkan semua orang pada posisi yang seharusnya mampu bersaing, mandiri, ulet dan tidak mudah putus asa. Untuk itulah anak-anak, cucu-cucu perlu melatih semangat seperti itu.

4. Ajaran Islam mengatakan bahwa mencari ilmu itu adalah wajib, sebagaimana Al-Qur’an yang berbunyi:

“Allah meninggikan kedudukan mereka yang beriman dari antaramu dan mereka yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat “ (S. Al – Mujadalah ayat 11).
Hadits Nabi mengatakan: “Tuntutlah ilmu dari buaian sampai ke liang lahat” Artinya: Belajarlah sepanjang hayat.
Hadits lain mengatakan: “Carilah ilmu sampai ke Negeri Cina.” Ajaran Islam juga mengatakan bahwa salah satu amal jariyah adalah ilmu yang diajarkan kepada orang lain.

Karena itu anak-anak dan cucu-cucu, selain harus gigih mengejar ilmu, juga harus bersedia mengajarkan ilmunya kepada orang lain. Hal ini dapat ditempuh dengan cara memiliki kemampuan menulis dan berbicara sehingga merupakan sarana untuk menyebarkan ilmu itu.

Di dalam perjalanan hidup, ada suatu hal yang sangat penting, yaitu “kepercayaan”. Kepercayaan masyarakat terhadap kita akan menempatkan diri kita pada tempat yang selalu mengharapkan kehadiran kita. Untuk itu hendaklah kita selalu berusaha memegang amanah terhadap tugas yang dipercayakan kepada kita (jujur, teliti, tekun) di dalam melaksanakan amanah itu.

5. Di dalam menjalani perjalanan hidup itu, hendaklah kita selalu berusaha mengamalkan nilai-nilai agama, nilai-nilai adat istiadat serta nasehat orang-orang tua dan orang-orang yang bijak lainnya. Selalu rendah hati, tidak sombong, dan selalu menyenangkan dan memudahkan serta menolong orang lain.
6. Berusaha selalu mentaati waktu-waktu sholat dan amanah.
7. Bersilaturrahim adalah memanjangkan usia, dan menjadi kekasih Allah SWT. Kelak. Mudah-mudahan dengan cara itulah anak cucu Yang Kung dan Yang Tinuk akan memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat.

8. Menghormati dan memuji serta menghargai orang lain, terutama kepada saudara kandung atau yang dituakan: Pepatah Jawa mengatakan: “DULUR TUWO OLO-OLO NING MALATI.” Artinya: jangan menyepelekan, walau jelek ibaratnya tetap malati.” Jadi akan kuwalat (Allah akan marah), apabila tidak menghargai dan menghormati saudara yang lebih tua. Lebih-lebih kepada orang tua, mencibir, membentak, sekedar “ah” itupun dilarang oleh Allah SWT. Apabila orang tua merasa sedih dan sakit hati akibat kata-kata dan perbuatan anaknya, do’a orang tua itu tidak akan sampai kehadapan Allah SWT. Demikian juga do’a dari saudara kandungnya sendiri. Maka anak cucuku, kita wajib menjaga dan menghindari hal-hal yang membuat sedih orang tua. membuat luka hati atau hal-hal yang membuat sedih orang tua. Sebaliknya kita harus berusaha menyenangkan hatinya, mensejahterakan, membahagiakannya, agar orang tua kita selalu lapang dadanya, dan mengalirkan do’a-do’anya untuk anak cucu-cucu, sebab do’a orang tualah yang amat mujarab.
menyenangkan Allah, sebaliknya apabila ananda membuat marah orang tua, sama dengan membuat amarah Allah.
Meskipun tentu manusia tidak ada yang sempurna, orang tuapun tidaklah selalu benar, namun walau bagaimana luka atau kecewanya anak-anakku terhadap kesalahan orang tua, tetap Allah perintahkan tidak membalas keras atau membentaknya. Lebih baik diam dan istighfar agar tidak terlontar kata-kata kasar yang akan menambah luka hati orang tua. Diam itu adalah emas, penuh memaklumi akan kesalahan orang tua, agar do’a orang tua untuk anaknya makbul, buatlah hatinya ridha/tidak terhalang oleh ganjalan-ganjalan terluka hatinya.

Nasehat ini sangat penting anak-anakku diteruskan kepada anak-anakmu juga agar anak-anakmu selalu berbuat baik kepadamu. Insya Allah.
Disetiap kamar anak-anak, buatlah ketikan di meja belajar do’a sebagai berikut:
“ Bukakan pintu rahmat-Mu ya Allah,
Allah Maha Kaya dan Maha Memelihara,
Peliharakan kami dari hal-hal yang
tidak Engkau ridhoi.

Ya Allah ya Tuhan kami, mudahkan kami dalam menunaikan tugas sehari-hari ke jalan yang lurus, jujur dan terhormat.
Ya Allah aku selalu mengingat-Mu,
Dari bangun tidur sampai tidur lagi.
Hamba-Mu bersyukur dihidupkan di dunia ini.
Untuk mencari ilmu, mencari rezki, beribadah menyembah-Mu.
Berbuat kebaikan dimuka bumi ini
Fastabiqul khoiroot,berlomba berbuat kebajikan

Berbakti kepada kedua orang tuaku.
Aku berusaha mendahulukan sholat tepat waktu baru melakukan kegiatan lagi.
Sebab aku harus mendahulukan kepada siapa yang Menghidupkan aku.”

Ditulis di Jerman tgl. 30 April 1998
Oleh Ibunda Nunuk M. Sulastomo.

Melalui Lagu ia menyapa para remaja Melalui lagu Budi pekerti dapat dibangun

Sengaja Penulis memilih lagu-lagu yang lirik dan syairnya lembut untuk album bernuansa pendidikan . Semoga para remaja dan orang tua akan menyenangi lagu-lagu nostalgia ini. Dengan pesan “menyanyilah dengan Vokal yang jelas, not yang utuh” diiringi musik dan piano yang mengerti pesan lagu itu”.

Irama lagunya cukup bervariasi,sendu,lembut,gembira bercampur jazz rumba- cha-cha-cha,serta harmonis,dengan sering mengumandangkan lagu-lagu yang bermutu,Insya Allah masyarakat kita lambat laun akan terbiasa menikmati lagu-lagu dengan lirik yang lembut dan tidak vulgar. Diharapkan isi lagu-lagu tersebut dapat ikut mendidik budi pekerti ,menghaluskan jiwa dan perangai serta pembawaan sehari-hari tanpa merasa memaksakan.

Terima kasih yang sebesar-besarnya atas ketulusan Kak pade wahyono, Bung Tony Suwandi,dan mbak Herawaty BSc,serta staf studio Sound City,yang telah dengan sabar hati dan tulus membimbing sampai terwujudnya album ini. Tak lupa khusus pada suamiku Mas Sulastomo yang telah mengijinkan rekaman,rupa-rupanya lagu-lagu tersebut didengarkan oleh Mas sulastomo sebagai pengantar tidur ,atau dalam perjalanan di Mobil.

Lagu “ Kasih diantara para Remaja “

Dengan memahami dan menghayati isi lirik lagu tersebut sesuai dengan gejolak jiwa remaja,tapi masih dalam bata-batas kesopanan/ketimuran dalam mengungkapkan dan mengisahkanya. Polos, indah, tidak cengeng sebagai dilukiskan dalam liriknya “ padanya kuserahkan kasihku sebulat hati,mengira yang pertama untuk yang penghabisan”.
Kami renungkan lagu itu,dan memang banyak kejadian/peristiwa-peristiwa percintaan yang tidak sedikit membawa dampak negatif,dikarenakan kurangnya bimbingan dan pendidikan agama, juga mungkin pengaruh lingkungan dan film.

Sehingga para remaja mengalami goncangan dan frustasi ( minum baygon,bunuh diri dan memakai obat terlarang,dsb). Penulis ingin menyampaikan, bahwa cinta pertama bukan segala-galanya,mohonlah petunjuk hanya kepada Allah SWT dan mohon nasihat kepada orang tua,berikan cintamu 50% kepada orang lain sedang cinta utuh dan tanpa reserve itu hanya bagi Allah semata.

Dengan demikian apabila terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan, kita tidak terlalu menjadi patah hati,anggaplah sebagai cobaan, karena Allah SWT sudah mempunyai rencana untuk setiap insan. Wahai remaja harapan bangsa, ingatlah bahwa dalam hidupmu,akan mengalami jatuh cinta dan itu adalah anugrah Allah SWT yang harus kita sadari dengan menggunakan IQ dan EQ,dan selalu mohon petunjuk serta saran dari orang tuamu, bagaimanapun cintamu kepada si Dia, dari orang tuamu tentu inginkan yang terbaik buat putra-putrinya.

Di dalam alam pikiranya yang masih labil, lembut, kadang keras,murung dan timbul gejolak,sebaiknya selalu ingat sholat 5 waktu dan dekat dengan orang tua, diskusi,membaca Al-Qur’an dan diamalkan Insya Allah, Allah SWT akan selalu memberi jalan yang terang dan petunjuk bagi umatnya yang selalu memelihara diri dan berdo’a kepada-Nya. Do’a dan restu orang tua amat mujarab, maka legakanlah hatinya, hidupmu akan bahagia sepanjang masa. Ridlo Allah tergantung pada ridlo Orang tua, maka janganlah sekali-kali kasar atau membentaknya.


Lagu “ ANDAIKAN KAU DATANG “

Dengan adat ketimuran,dalam menanti kekasihnya tiba, akan disambut dengan sekuntum bunga,untuk melepaskan rasa rindu dan cerita nestapa yang telah dilalui.


Lagu “ IBUNDAKU “

Merasa sangat prihatin atas peristiwa yang menimpa pelajar SD Cikini, Harry Anggara yang meninggal akibat perlakuan keras orang tuanya. Betapa tragis peristiwa itu,sehingga hampir semua media masa mengungkapkan kebrutalan tingkah laku orang tua yang seharusnya sebagai pendidik dan menjadi panutan bagi putra-putrinya.

Peristiwa itu memberi inspirasi penulis untuk mencipta lagu yang sederhana ini sekaligus mengenang putra tersayang kami yang sepanjang hudupnya(23 tahun 6 bulan ) dilalui dengan berbuat baik serta bakti kepada orang tua,keluarga,adik-adik serta teman-temanya. Ia tidak sombong dan suka menolong, optimis,penuh percaya diri.

Lagu ibundaku dengan lirik yang melukiskan orang tua dambaan dan idola putra putrinya. Walau bagaimana seorang anak kadang membuat jengkel, namun itulah seni dari sebuah kehidupan, anak sebagai amanah dari Allah SWT. Orang tua wajib mengatasi dengan penuh pengertian dan kesabara serta penuh tanggung jawab. Bukankah anak masa kini, adalah merupakan cermin masa depan bangsa. Pada bait terakhir,penulis melukiskan betapa agung dan mulianya orang tua yang dapat berbuat adil terhadap semua putra –putrinya dengan menerima segala kekurangan dan kelebihanya.



Lagu ” Kunang-Kunang ”

Menggambarkan seorang dara sedang merindukan dan menantikan khabar dari sang tarunanya. Rangkaian kata – kata yang puistis dan lembut. Persaan rindu diungkapkan secara kiasan,melambangkan budi ketimuran yang melekat di sanubarinya. Si pengarang melukiskan kisah ini dengan bahasa yang yang halus dan menyentuh. Dengan mendengar lagu ini, harapan penulis semoga remaja dapat ikut menilai dan mendidik menyampaikan pesan melalui lagu-lagunya ke masyarakat dengan kata kata yang halus tidak vulgar dan kasar,yang kadang-kadang membuat risih yang mendengarnya(malu). Bukankah masyarakat kita perlu dibiasakan mendengarkan lagu-lagu dengan lirik lagu yang berkelas.


Lagu ” Senyum ”

Dalam menanti waktu pertemuan,dilukiskan dengan liriknya yang penuh harapan,gagah dan tidak cengeng . Bandingkan dengan lagu-lagu sekarang ( tahun 80, 90 dan 87 an) mungkin dengan kalimat ” jangan cemburu ” ,
” Kupangku”, ”Percayalah Padaku”, dan lain-lain. Simak lirik lagu ” senyum”, ” Tenangkan Kalbu”, Hilang rasa sangsi/sunyi” dan seterusnya, semoga mendidik anak-anak kita untuk tetap percaya diri,kata-kata optimis,lembut dan bernilai seni yang tinggi dalam mengungkapkan asmara dengan sopan,sesuai dengan ciri-ciri ketimuran kita.

Pesan dan falsafah yang disampaikan si pengarang adalah :

- Kita hidup dengan langkah disesuaikan dengan nafas
- Suka dengan ketepatan waktu
- Falsafah menambah usia dengan berjalan kaki, ke kantor, ke pasar,usahakan banyak berjalan ( falsafah ” Abraham Lincoln” ) kehidupan di Jakarta tidak memungkinkan,kecuali kantornya dekat.
-

Lagu ”Tak kan Lari gunung di kejar”

Liriknya mengisyaratkan bahwa hidup ini penuh tantangan dan cobaan. Hadapi semua halangan dan cobaan demi mencapai cita.Jangan mudah menyerah karena cita-cita laksana gunung yang tinggi menjulang harus di daki dan diraihdengan gigih dan usaha keras. Berjuang keras tak mengenal putus asa. Tak kan lari gunung di kejar. Wahai para remaja, masa depan bangsa Indonesia tercinta ini terletak di pundakmu,giat dan bangunlah,tangkal segala yang merusak masa depanmu. Berkreasilah,nasib baikmu ada di tanganmu sendiri, hidup ini makin kompetitif dan Cuma orang berkualitaslah yang kan membangun Indonesiaku ini. Capilah cita-citamu, walau aral melintangimu, tak kan lari gunung di kejar kitalah yang harus mengejar,dunia mendatang bertambah kompetitif dan memerlukan orang-orang yg jujur dan berkualitas
( terhormat)


lagu ” Gadis Gunung ”

Menggambarkan betapa polos dan lugunya gadis desa, bekerja tanpa menghiraukan terik matahari bermandikan peluh. Dengan ikhlas bekerja dan ia sadar kecantikan yang sejati adalah tanpa polesan,namun memantul dari hati yang bersih,karena ia yakin cinta yang sejati tidak hanya memandang paras yang cantik, yang lebih penting adalah memandang jiwanya yang berkepribadian dan semeleh. Semoga keaslian pancaran pribadi diri menjelma dalam putri indonesia.

Lagu ” Persembahanku”

Bila mata hati sudah bertemu, bukan emas dan intan yang akan dipersembahkan, walau hanya lagu , cinta tak lekang dan tak lapok karena hujan. Semoga...

Lagu ” Malam Syahdu”

Sekedar memberikan motivasi kepada para remaja yang mempunyai bakat suara seriosa hendaklah terus di latih dan dikembangkan. Penulis memperdengarkan sisa-sisa sura ingat masa remaja dahulu pernah masuk 5 finalis bintang radio Semarang ( bukan pamer nih! Al-hamdulillah memang iya sih ! ) saat ini masing jarang peminat lagu seriosa,maka yang berbakat silahkan berlatih di RRI atau sekolah olah Vocal di Bapak Prana Jaya. Menyanyi dan belajar musik ternyata dapat merangsang kecerdasan terutama emosional.

Sebuah riset yang dilakukan Tim Peneliti amerika Serikat memperlihatkan pendidikan musik dan kesenian lain kepada naka-anak dapat membantu mereka memperbagus kemampuan dalam membaca, menulis dan berhitung. Thomas Alva edison,penemu listrik yang terkenal dengan kesenanganya bermain biola.

Jakarta, 1 September 1997

KEPADA MEREKA KU TINGGALKAN PESAN








Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Justru Ibu sedang ibadah Umroh, Ananda , Pimpinan Manjemen, Para Kepala Sekolah dan Wakil serta para Pendidik yang Ibu cintai & sayangi, akan lebih meningkatkan :
1. Kedisiplinan kehadiran memberi contoh para anak didik, Tata Usaha & Karyawan Sekolah serta Office Boy.
2. Semangat kerja, gigih dan waspada menghadapi segala persoalan dan hambatan.
3. Bijaksana dan cerdas menyelesaikan masalah, bukan sebaliknya justru membuat masalah.
4. Cerdas namun tetap sadar bahwa tidak semua lawan bicara kita sama perasaannya & kemampuan nalarnya dengan apa yang kita lakukan.
Tetaplah sadar; bahwa ada bermacam watak yang kita hadapi:
a. Berwatak sentimentil.
b. Berwatak keras tapi berhati lembut.
c. Berwatak mudah menangis.
d. Berwatak baja, susah diberi pengertian.
e. Berwatak merasa benar sendiri.
f. Berwatak merasa pintar sendiri.
g. Berwatak ingin menguasai.
h. Berwatak ingin tampil beda.
i. Berwatak mudah tersinggung.
j. Berwatak mudah beradaptasi & ramah (gaul).
Kesemuanya itu kadang timbul menjadi suatu karakter yang kita miliki.
Namun karena kita sebagai ummat Muhammad dan mendapat tuntunan/ teladan akhlak/ budi pekerti dari Nabi Besar Muhammad SAW, kita wajib menonjolkan dipermukaan karakter yang menyenangkan, Kita selalu sadar dapat mengemas semua tabiat-tabiat yang bagus agar dapat bergaul & berbicara, bersikap yang saling menghargai dan menghormati bagi semua orang, tidak memandang pangkat, jabatan, dan asal usul orang-orang tersebut.
5. Meningkatkan pelayanan kepada semua orang tua , sesama teman/ kolega, agar semua dapat bersinergi demi memajukan Sekolah ini dengan sabar , ikhlas dan gigih berjuang terus, Harapan Ibu Insya Allah harus berhasil dan bermutu tinggi
6. Mengatur kata, berdialog dengan baik agar semua orang senang dengan anda (memberi semangat).

Semoga nanda semua berhasil menumbuhkan kepercayaan orang tua & masyarakat. Amien Ya Rabbal Alamien.
Jakarta, 13 Maret 2009